Cara Membaca Ukuran Ban Motor

pinit fg en rect gray 20 Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Pada saat motor Otolovers ganti ban, tentu akan menggunakan ukuran ban yang sama dengan ukuran asli motor saat membelinya, kecuali kalo memang niat modifikasi. Pada saat membeli kita menyebutkan ukuran ban yang ada motor kita. Namun apakah Otolovers semua tahu makna angka dan huruf yang tercantum dalam ukuran ban tersebut? Jangan khawatir, bagi yang tidak tau Oto-id  kasih bocoran bagaiman membaca ukuran ban motor.

Cara membaca ukuran ban Cara Membaca Ukuran Ban MotorSebelumnya ada dua jenis kode angka yang diganakan sebagai ukuran ban yaitu kode metric dan kode imperial. Perbedaannya terletak pada penulisannya namun ukuran hampir sama, misalnya kode metric 90/90-17 67H. Sedang untuk contoh kode imperial yaitu 3.00-H-17 4PR, apa maksudkedua kode tersebut?mari kita bahas.

Yang pertama kode metric 90/90-17 67H, artinya kurang lebih seperti ini :

  • 90 artinya lebar ban mempunyai ukuran 90 mm (selalu menggunakan satuan millimeter)
  • 90 artinya perbandingan tinggi ban dengan lebar ban, jika ban memiliki ukuran lebar 90 mm, maka tinggi ban mempunyai ukuran 90% dikali 90 mm yaitu 81 mm. semakin kecil perbandingan ban, maka stabilitas motor akan lebih baik.
  • 17 artinya ukuran diameter ban tersebut dalam ukuran inchi
  • 67 artinya beban maksimal yang diperbolehkan untuk motor, dengan menggunakan Load Index atau LI, LI 67 kurang lebih sekitar 307 kilogram, jadi berat total yang diperbolehkan terhadap ban tersebut adalah 307 kilogram.
  • H adalah kode untuk batasan kecepatan motor jika menggunakan ban ini

Sedangkan untuk kode Imperial 3.00-H-17 4PR, artinya kurang lebih sebagai berikut :

  • 3.00 artinya lebar ban dalam satuan inchi
  • H adalah kode untuk batasan kecepatan motor jika menggunakan ban ini
  • 17 artinya ukuran diameter ban tersebut dalam ukuran inchi
  • 4PR artinya 4 ply rating, yaitu kekuatan lapisan nilon dalam ban ini sama dengan 4 lapis kain ban.

Selain itu biasanya juga terdapat kode tahun produksi ban tersebut, tetapi tidak semua ban mencantumkan kode ini. Kode tahun produksi biasanya ditulis dengan 4 angka, misalnya 2105, artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke 21 pada tahun 2005. Sebenernya penggunaan kode produksi pada ban sangat penting, karena ban juga memiliki usia laik jalan. Karena bahan karet dan nilon yang sudah lama akan berakibat kerasnya komponen ban sehingga ban tidak memiliki traksi dan berbahaya bagi penggunanya.

Untuk mengetahui bagaimana kondisi ban masih bagus gunakan ujung kuku untuk menekan ban, jika dirasa masih lunak maka ban tersebut masih layak digunakan, dan jika sudah keras lebih baik cari ban lain yang lebih lunak.

Pencarian Untuk Artikel ini :

ukuran ban motor, cara membaca ukuran ban motor, Ukuran ban, membaca ukuran ban motor, mengenal ukuran ban motor

Kasih Rating Donk!

author

Author: 

Ricky adalah penulis dari blog ini, tertarik dunia otomotif sejak SMP kelas satu dan sempat menjadi anak bengkel pada semasa SMA-nya, salah satu kreatifitasnya adalah modifkasi Yamaha Jupiter Z nya yang keren bergaya funky bike sekaligus kencang buat adu kebut 200 meter.