Penjelasan SOHC vs DOHC

pinit fg en rect gray 20 Penjelasan SOHC vs DOHC

Sejak diluncurkannya New Vixion dan CB150R, muncul banyak pertanyaan terutama tentang mesin perbedaan SOHC dan DOHC yang diusung oleh kedua motor diatas. Jika New Vixion masih menggunakan mesin SOHC, maka CB150R sudah menggunakan mesin DOHC.

Lalu apa perbedaan SOHC dan DOHC itu sendiri? Dan apa pula kelebihan dan kekurangannya masing-masing? Mari kita kupas bersama tentang pengertian, perbedaan serta kekurangan dan kelebihan dari SOHC maupun DOHC.

SOHC merupakan kepanjangan dari Single Over Head Camshaft, dari arti kata SOHC saja mungkin sedikit bisa disimpulkan artinya. SOHC merupakan mesin yang menggunakan satu Camshaft atau yang bisa dikenal dengan noken as, jadi setiap silinder terdapat satu noken as dengan 2 katup, yaitu katup isap (intake valves) yang mempunyai fungsi sebagai menghisap campuran udara dan bahan bakar kedalam ruang bakar dan katup buang (exhaust valves) yang berfungsi sebagai mengisap sisa pembakaran ke knalpot. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah :

SOHC Penjelasan SOHC vs DOHCSedangkan DOHC merupakan kepanjangan dari Double Over Head Camshaft, untuk teknologi DOHC ini memiliki dua Camshaft atau noken as tiap silindernya dan terdiri dari 4 katup, yaitu 2 katup isap dan 2 katup buang, masing-masing katup mempunyai fungsi yang sama dengan SOHC diatas. Sistem buka tutup ini tidak memerlukan rocker arm sehingga proses kerja menjadi lebih presisi lagi pada putaran tinggi. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah :

DOHC Penjelasan SOHC vs DOHCWalaupun berbeda jumlah katupnya bukan berarti itu bisa membedakan SOHC dan DOHC, karena salah satu varian motor Yamaha, yaitu Jupiter135 MX menggunakan 4 katup walau bermesin SOHC. Suatu inovasi yang luar biasa.

Nah apa kelebihan SOHC dan DOHC tersebut?

Masing-masing jelas mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri, Mesin SOHC memiliki kelebihan irit di penggunaan bahan bakar karena hanya memiliki satu katup hisap tiap silindernya. Namun kekurangannya mesin SOHC kurang memiliki tenaga karena minimnnya pengkabutan yang dihasilkan di ruang bakar.

Sebaliknya mesin DOHC memiliki kelebihan mempunyai tenaga yang lebih besar karena mendapat bayak suplai udara dan bahan bakar, karena DOHC ini merupakan pengembangan dari mesin SOHC sendiri. Selain itu DOHC juga memiliki sura yang lebih halus dan performa mesin yang baik karena masing-masng noken as memiliki fungsi berbeda untuk katup hisap dan katup buang. Sudah bisa ditebak kekurangan DOHC ini adalah lebih boros bahan bakar jika dibandingkan dengan SOHC.

Nah sekarang sobat Otolovers sudah tau kan perbedaan mesin SOHC dan DOHC? Jika ingin memilih salah satu dari teknologi diatas lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan sobat Otolovers.

Pencarian Untuk Artikel ini :

Pengertian DOHC, kepanjangan dohc, sistem dohc, arti dohc, pengertian sohc

Kasih Rating Donk!

Penjelasan SOHC vs DOHC,4.43 / 5 ( 14votes )
author

Author: 

Ricky adalah penulis dari blog ini, tertarik dunia otomotif sejak SMP kelas satu dan sempat menjadi anak bengkel pada semasa SMA-nya, salah satu kreatifitasnya adalah modifkasi Yamaha Jupiter Z nya yang keren bergaya funky bike sekaligus kencang buat adu kebut 200 meter.